KABUPATEN SEMARANG - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 dan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026 resmi ditutup di Dusun Kunciputih, Desa Jatirunggo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Kamis (21/5/2026).
Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0714/Salatiga Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho selaku Inspektur Upacara. Dalam kesempatan tersebut, Dandim membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro Achiruddin Darojat yang menegaskan pentingnya pembangunan desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional.

Kegiatan penutupan TMMD dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Semarang, unsur TNI-Polri, kepala OPD, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda hingga warga Desa Jatirunggo yang selama pelaksanaan program turut aktif mendukung kegiatan pembangunan.
Dalam amanatnya, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan bahwa TMMD Tahun 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa” yang memiliki makna strategis dalam memperkuat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Desa merupakan pondasi pembangunan nasional. Melalui TMMD, seluruh elemen bangsa bersinergi membangun wilayah pedesaan agar mampu tumbuh menjadi pusat ekonomi yang berdaya saing, ” ujar Letkol Kav Fajar Hapsari Nugroho saat membacakan amanat Pangdam.
Menurut Pangdam, program TMMD menjadi bentuk nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah pusat, pemerintah daerah, Polri dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di wilayah pedesaan, daerah tertinggal, terpencil hingga kawasan terdampak bencana.
Selain pembangunan fisik, TMMD juga dinilai mampu memperkuat semangat gotong royong serta kemanunggalan TNI bersama rakyat dalam menjaga stabilitas sosial dan pembangunan daerah.
“TMMD bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga upaya memperkuat kebersamaan, kepedulian sosial dan kesejahteraan masyarakat, ” lanjutnya.
Pangdam IV/Diponegoro turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemerintah daerah, Forkopimda, OPD terkait, personel TNI-Polri serta masyarakat yang telah mendukung penuh pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026.
Keberhasilan program tersebut dinilai tidak lepas dari kerja sama seluruh pihak yang terlibat, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan.
Warga Dusun Kunciputih menyambut positif pelaksanaan TMMD karena membawa manfaat langsung bagi lingkungan dan aktivitas masyarakat sehari-hari. Kehadiran anggota TNI di tengah warga juga dinilai semakin mempererat hubungan emosional dan semangat kebersamaan di desa.
Melalui program TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2026, Kodim 0714/Salatiga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan pembangunan desa demi terciptanya pemerataan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Semarang dan sekitarnya.
(Agung)
